Jumat, 04 Mei 2018

Waroenk Idea, Mencari Matahari Terbenam di Bandung Timur

Waroenk Idea, mencari matahari terbenam di Bandung Timur - Daerah Kiaracondong memang jauh dari Parongpong. Naik angkot bisa memakan waktu 2 - 3 jam. Selain jarak, macet dan angkot yang lama mencari penumpang adalah alasan lainnya. Walau begitu, saya sering lewat daerah ini. Ke RS Al-Islam di Jl. Soekarno-Hatta misalnya, bisa sebulan sekali. Belum lagi kalau berkunjung ke rumah kakak di Ciwastra atau ke rumah mertua di Jatinangor, sebulan bisa berkali-kali melalui Kiaracondong. 


Jumat lalu, saya berkesempatan mengunjungi Hotel Idea's yang ada di Kiaracondong. Hotel yang baru dibuka tanggal 9 Mei 2015 ini memang membuat saya penasaran setiap kali melewatinya. Kok ada hotel sekitar sini, siapa tamu-tamunya ya. Secara jauh dari tempat wisata. Lebih dikelilingi dengan pemukiman padat penduduk. Suami bilang sih, kemungkinan besar yang menginap di sana adalah mereka yang mempunyai kegiatan bisnis. Bisa jadi ya, kan banyak juga perkantoran dan pusat bisnis sekitar sana. Hotelnya kan dekat dengan seputaran Jl. Soerkarno-Hatta dan juga Gedebage yang ada pusat industrinya. Ternyata pendapat suami saya itu benar. Jawaban yang sama diberikan oleh salah satu karyawan di sana ketika saya tanyakan tentang hal ini. 

Hotel berbintang dua ini memiliki 48 kamar, dengan 3 tipe yaitu :
- Superior room (Rp 450.000,00)
- Deluxe room (Rp 550.000,00)

Twin bed

Queen bed

- Executive room (Rp 900.000,00)

Khusus executive room, ukuran tempat tidurnya adalah king size.

Beberapa fasilitas yang diberikan.


Kamar mandi yang lumayan bersih.

Fasilitas yang diberikan dalam tiap kamar hampir sama, yaitu sarapan untuk dua orang, pendingin ruangan, air panas dan dingin, wifi gratis, TV kabel dan peralatan mandi. Bisa memesan tambahan kasur jika diperlukan. Untuk executive room, ruangannya memang lebih luas, ada satu sofa panjang juga. Ini bisa buat beramai-ramai. Lima orang dewasa masih bisa masuk nih. Dengan tambahan kasur tentunya. Untuk satu keluarga dengan dua anak kecil juga pas. Kalau kata Bang Aswi, bisa untuk 10 orang. Yang lain menggelar tikar, hehehehe.

Selain kamar-kamar, Hotel Idea's juga membuka cafe di bagian atap di lantai 4. Yang jika pagi hari berfungsi sebagai tempat sarapan para tamu hotel. Namanya Waroenk Idea.


Waroenk Idea, rooftop cafe and resto.

Untuk menuju ke sini, bisa naik lift dulu ke lantai 3, lalu lanjut dengan menaiki tangga.


Salah satu coretan di dinding di ujung tangga sebelum memasuki cafe.

Nah, ini dia tempatnya. Dominan berwarna coklat, dengan bangku dan meja terbuat dari kayu. Ada satu set sofa juga yang berwarna coklat tua di salah satu sudut. Hiasan dindingnya lucu-lucu. Instagramable deh.

Teman-teman blogger asyik menikmati suasana.

Banyak pilihan menu makanan disini. Aneka nasi goreng, steak, asian delight, snack, burger and puff, pasta, pizza, aneka mie dan juga sup. Ini contohnya :

Beef blacpaper, tomyam, nachos dan dori with rosemary cream sauce.

Tangan siapa ini yang sedang menikmati sepiring nasi goreng kambing bersama-sama. Sebelahnya ada ikan dori saus padang milik Bang Aswi yang malah dimakan saya. Punten Bang, saya salah ambil menu ya.

Untuk minuman ada kopi, teh, jus, dan olahan minuman bersoda. Yang pastinya, disini bebas alkohol. Sesuai keinginan sang pemilik hotel. Insya Allah halal meski belum memiliki label halal dari MUI.


Barista Waroenk Idea dan salah satu kopi buatannya. Andalannya adalah kopi batubara. Yang mana batubaranya ikut dihaluskan lalu diseduh bersama kopi. Sebagian teman berpikir, batu bara dicelupkan seperti kopi jos di Yogya, ternyata tidak.

Ngga tau nih minuman siapa aja. Asal pinjam minuman lalu jepret.


Kalau perlu ruang rapat, disini juga ada lho. Bersebelahan dengan tempat makan tadi.

Waroenk Idea tidak hanya untuk para tamu hotel saja, tapi juga untuk umum. Untuk para pelajar akan ada potongan harga sebesar 20% tanpa minimal pembelian. Harga makanannya minimal Rp 12.500,00 dan minuman minimal Rp 10.000,00.  Selain itu juga menyediakan paket makan siang seharga Rp 15.000,00. Masih termasuk murah kan ya.

Cafe yang buka mulai pukul 11 siang ini juga mengadakan acara nonton bareng lho jika Persib bertanding. Rencananya pula akan ada nonton bareng selama acara world cup nanti berlangsung. Acaranya resmi, karena sudah dapat ijin dari pihak terkait.

Jika berkunjung di malam minggu, kita akan dihibur oleh live akustik selama kita bersantap. Mulai pukul 8 malam sampai pukul 10 malam.

Cafe ini juga bisa dipakai untuk mengadakan pesta pernikahan yang lebih pribadi, arisan, atau sekedar kumpul bersama teman dan keluarga. Bisa menampung sampai 200 orang.

O iya, sebentar lagi bulan Ramadhan kan. Waroenk Idea bakal menyediakan paket buka bersama, minimal seharga 50 ribu rupiah. Kalau buka puasa bareng di luar itu salah satu yang dicari selain makanan sudah tentu tempat sholat. Tenang aja, disediakan mushola. Tidak cukup luas memang, tapi bisa antri kan ya. 

Terakhir, foto-foto pemandangan yang bisa kita lihat mulai dari siang hari sampai malam. Yang akhirnya bisa menemukan matahari terbenam di  Bandung Timur.

Ketika matahari masih bersinar, mata akan berbinar. Pegunungan yang mengelilingi Bandung, awan putih berpadu dengan padatnya pemukiman sekitar Kiaracondong. Bersyukur dengan semua keadaan.

Matahari terbenam di Bandung Timur datang juga. Walau sesaat karena tertutup awan, tapi kenangannya akan selalu ada di hati. 

Senja berganti malam, lampu-lampu menyala di kejauhan. Saatnya pulang, membawa semua kenangan.


Waroenk Idea - Idea's Hotel
Jl. Ibrahim Adjie no. 414 - Kiaracondong
Bandung - Jawa Barat.
Telp : 022-7333220
Email : info@ideas-hotel.com
Web : www.ideas-hotel.com

8 komentar :

  1. Walau jauh dari parongpong, tapi gak bikin rempong kan teh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngga atuh, dibawa hepi aja.

      Hapus
  2. Wah ada foto sunsetnyah 😍😄 yuk icip dory cream rosemarinya lg

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buru2 motret karena ngga lama langsung ketutup awan matahari sorenya.
      Iya ih, masih penasaran sama dori rosemary nya .. hehe

      Hapus
  3. Hhhhm enaaaaak! Btw itu sandal hotel warna merah keliatan unik juga ya, lain dari sandal hotel yang biasanya kujumpai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga naksir sandal hotelnya, beda dari yang biasa saya lihat.

      Hapus
  4. Kalau udah malam suasananya jadi romantis gitu yaa. Cahaya lampu disekitarnya bikin tambah cantik. Pas tuh kalau dinikmati dengan secangkir cappuccino.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, lampu2 kota mulai nyala, jadi beda suasananya.

      Hapus