Sabtu, 25 Januari 2014

Ketika Rindu Datang di Hari Sabtu

Ada seorang teman yang pernah menulis seperti ini : Kesunyian adalah duta utama antara dua hati. Biarlah hati yang bicara, biarlah hati yang saling sapa, dalam diam. Begitu juga ketika Sabtu merindu. Cukuplah aku menyapanya melalui kesunyian.

Dalam sunyi, banyak kenangan bermain di kepala. Kenangan saat menyusuri sudut-sudut kota yang pernah kita lalui bersama, duduk bertiga di bangku taman kota, saling berbagi cerita tentang apa saja. Tentang mimpimu, mimpiku, mimpinya juga mimpi kita. Celoteh kalian membuatku bahagia, mewarnai dunia dengan lukisan tawa. Lalu kita pulang selepas senja, sambil menatap lampu jalanan penuh warna. Kadang ada banyak bintang di langit sana atau purnama yang  ikut menyapa. Meski kadang juga, awan hitam menggantung berganti dengan rinai hujan yang berdendang. Kita nikmati semua.

Ya ya, selalu ada rindu yang datang di hari Sabtu. Saat di mana kita bisa bersama-sama sepanjang hari. Waktu yang tidak akan terbeli. Bertiga kita mengisi waktu. Sebelum mentari tersenyum,  saat matahari di atas kepala, menjelang petang, hingga malam kembali datang. Lalu kita terlelap, memberi waktu kepada raga untuk sejenak istirah. Dan menyambut esok dengan banyak senyuman.

Ketika rindu datang di hari Sabtu, hati menjadi biru, untuk kalian dua lelakiku.
Kenapa Sabtu ini kalian tak mengajakku mengulang kenangan itu ?

Giveaway Sabtu Merindu

26 komentar :

  1. hm...dua lelaki kesayanganmu sedang sibukkah, Teh? :)
    mudah2an segera bisa terulang kenangan indah yg dirindu itu ya... Smoga suskes juga di GA Pakde :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada sih mbak, tapi lelaki besar sedang ngga enak badan, pengen tidur katanya.
      Lelaki kecil asik dengan DVD-nya, ibunya ol aja deh, padahal pengen jalan menikmati hari yang hangat *soalnya sabtu ini ngga hujan .. hehe

      Hapus
  2. kamana atuh akang naha teu jalan-jalan hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. AKang na nuju teu raraos, jadi we terjebak dalam kesunyian *halah .. hihihi

      Hapus
  3. Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam Giveaway Sabtu Merindu di BlogCamp
    Salam hangat dari surabaya

    BalasHapus
  4. Romantisnya teh :)
    Jadi terhanyut membaca kerinduanmu

    Goodluck GAnya ya teh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lagi melow, jadi romantis .. hehe

      Nuhun :)

      Hapus
  5. Dua lelaki ku jg lg jauh di sumbar sana, pulkam teh...

    BalasHapus
  6. anak lelaki... Emang suka sibuk sendiri .... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sibuk sendiri tapi kalo ibunya ngga keliatan pasti heboh sendiri juga :D

      Hapus
  7. Indahnya merindu dua lelaki, Mak. Rasanya pasti bahagia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, selalu merasa bahagia :)

      Hapus
  8. Hihihii hari Sabtu..kita sibuk berteduh mbak..karena diguyur hujan hahahahaha, sukses dech

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu judulnya merindu terang :D

      Hapus
  9. hihihi... kalau aku sabtu biru kelabu... :-P

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biru kelabu itu, awan gelap di langit ya Mbak .. hehe

      Hapus
  10. dua lelakinya kok tidak menyadari, sedang dirindukan lho

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gampang, tingga di colek juga sadar kok .. hehe

      Hapus
  11. Wuaaah. Semoga segera sehat dan pulih ya Teh Dey suaminya dan sabtu depan bisa jalan bertiga lagi. Sukses giveawaynya. :)

    BalasHapus
  12. Kirain tentang teman SMA atau apa eh ternyata ama Aa Fauzan + bapak hehe

    Beberapa kali saya klik blog ini kok katanya profil tidak ada gitu ya bu.... Kenapa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi iya tentang 2 lelaki itu.

      Aduh, kenapa ya mbak, saya juga ngga ngerti. Hmmm ..

      Hapus